Idul Adha1110 atau yang sering kita kenal dengan Idul Kurban, mengingatkan kepada kita bagaimana proses perjuangan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim as.

Nabi Ibrahim mendapatkan wahyu untuk menyembelih putranya sendiri, yang bernama Ismail as, putra yang ditunggu-tunggu selama bertahun-tahun.

Di sinilah nabi Ibrahim dituntut untuk memilih antara kecintaannya terhadap Allah ataukah terhadap buah hati yang yang sangat dinantikannya. Namun karena ketakwaan dan kecintaannya kepada sang Kholik melebihi segalanya, maka perintah tersebut beliau laksanakan juga. Meskipun pada akhirnya Nabi Ismail  digantikan dengan seekor hewan kurban. Peristiwa di atas adalah menjadi titik awal dianjurkannya perintah untuk berkurban bagi umat Islam, terutama bagi orang yang mampu. Jadi dengan adanya perintah berkurban tersebut, kita sebagai umat muslim dituntut untuk tidak hanya melaksanakan ritual keagamaan semata, atau tidak hanya sekedar melaksanakan perintah Tuhan. Tapi kita juga diberi kesempatan untuk memanifestasikan rasa solidaritas kita kepada sesama.dengan membagi-bagikan daging kurban kepada fakir-miskin dan kaum duafa di sekitar tempat tinggal kita.

Masjid Nurul Jihad

Akhirnya kepada seluruh umat Muslim saya mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Adha”. Mari kita isi dengan saling berbagi, saling memberi, saling menyayangi.

ditulis oleh FDN/RT.11

 

Bei diesem hausarbeit schreiben https://hausarbeithilfe.com/ trafen rankingverluste vor allem ehemals klassische printpublisher
IDUL ADHA